Senin, 26 September 2016

contoh feature profile

Sang Komandan yang Tegas & Sigap
                Ketika melintasi kampus Universitas Bunda Mulia, kita tentu dapat merasakan suasana yang tertib & kondusif. Hal tersebut tentu tidak terlepas dari peran penting para petugas keamanan di lingkungan kampus tersebut. Namun tahukah anda siapa sosok komandan dibalik pasukan keamanan Universitas Bunda Mulia?
                Beliau adalah Junaldi, pria bertubuh kekar dengan kulit kecoklatan  dengan seragam security berwarna biru dongker yang setia melekat di tubuhnya. Pria berusia empat puluh dua tahun ini adalah komandan security Universitas Bunda Mulia.
                Dengan slogan “semangat empat lima!” yang dimilikinya, Junaldi mengkoordinir para anggotanya. Slogan ini pula lah yang membangkitkan semangat membara dalam diri Junaldi dan para anggotanya untuk terus bekerja secara maksimal bagi Universitas Bunda Mulia yang telah mempekerjakannya semenjak tahun 2012.
                Pria berdomisili  di Jakarta Barat ini bekerja senin hingga jumat selama 12 jam terhitung dari pagi hari awal perkuliahan berlangsung. Sementara para anggotanya dibagi menjadi tiga regu yang masing-masing di sebut sebagai Regu A, Regu B, dan Regu C yang bekerja secara bergilir selama 2 hari pagi & 2 hari shift malam.
                Menurut Junaldi, pekerjaan yang diembannya saat ini cukup menantang karena memiliki tanggung jawab yang besar, contohnya ketika terjadi tabrakan di sekitar lingkungan UBM, timnya harus segera melaporkan kejadian terebut pada pihak lakalantas terdekat segera setelah menolong sang korban. Bila terjadi laporan kehilangan di lingkungan kampus, timnya juga lah yang harus mengungkap pelaku dan bila terjadi keributan, pihak security lah yang tentunya harus meredakan kondisi tersebut. Kasus terbesar yang pernah ditangani oleh Junaldi dan tim nya sendiri adalah ketika beberapa petugas kepolisian mendatangi UBM dan mengatakan bahwa telah terjadi pembunuhan disekitar tol Bekasi yang menyebabkan meninggalnya mahasiswi dari Universitas Bunda Mulia.
                Ditengah semangatnya yang membara ketika menceritakan sederet pengalaman hidupnya tersebut, Junaldi mengaku senang bekerja di UBM karena ia merasa dapat lebih akrab dengan individu-individu di dalamnya. Namun selain suka, ia juga mengutarakan beberapa kisah duka nya selama bekerja di UBM, diantaranya ketika tugas berat yang diberikan tidak terlaksana & tim nya menerima komplain dari pihak UBM.
Namun yang paling berbekas di ingatan Junaldi adalah ketika banjir besar melanda UBM hingga ia dan tim nya terpaksa menginap selama 3 hari 3 malam di UBM dengan hanya mengkonsumsi roti & mie dikarenakan akses jalan yang tergenang banjir dan menghalangi jalur pulang ia dan tim nya. Saat itu pula ia harus mengkoordinir mahasiswa dari dormitory yang berada tidak jauh dari area kampus dikarenakan kondisi dormitory yang saat itu mengalami pemadaman listrik karena cuaca buruk dan banjir besar yang melanda Jakarta Utara. Para mahasiswa-mahasiswi tersebut kemudian diungsikan ke UBM agar mendapatkan akses listrik yang memadai.
Hal ini lah yang kemudian membuat saya kagum dengan sosok inspiratif dari seorang Junaldi, Komandan Security yang tanpa mengeluh terus berusaha melakukan yang terbaik demi loyalitas pada pekerjaannya. Ia juga merupakan sosok ayah penyayang keluarga yang sangat mencintai keluarganya namun selalu berusaha untuk tidak melalaikan tugasnya karena urusan keluarga.  
                Sebagai penutup, Junaldi menyampaikan beberapa pesan untuk para mahasiswa-mahasiswi di Universitas Bunda Mulia, “Mahasiswa jagalah barang-barang pribadi seperti dompet, kunci Hp, & notebook karena keamanan lingkungan UBM adalah tugas pihak security dan dibantu oleh kesadaran dari seluruh anggota Universitas Bunda Mulia.”, ucapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar