Sabtu, 24 Desember 2016

tugas UAS : Reportase Investigasi

Maraknya Peredaran sang Candu Mematikan
oleh : Shella Natalia


“Bandar narkoba yang ditindak relatif sedikit kecil, hanya puluhan saja dibandingkan 15 ribu generasi kita yang meninggal,” dikutip dari  pernyataan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso pada harian beritasatu.com
Maraknya peredaran narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di Indonesia sudah semakin meresahkan. Jumlah penggunanya pun semakin bertambah pesat dari tahun ke tahun. Para pengedar dan kurir-kurir narkoba tersebut sudah mulai melancarkan berbagai taktik untuk menawarkan narkoba pada para calon pelanggannya, khususnya para remaja. Bahkan penggunaan narkoba di lingkungan para generasi muda ini pun sudah merupakan rahasia umum yang justru kerap kali luput dari perhatian para orang tua. Zat-zat narkoba yang sejatinya digunakan oleh para dokter untuk membius pasien tersebut telah berubah menjadi momok yang terus menghantui kehidupan remaja masa kini. Atas dasar fakta itulah saya dan tim kemudian melakukan serangkaian penelusuran di wilayah Jakarta Pusat pada (6/12) lalu untuk membuktikan sistem peredaran narkoba tersebut.
Peredaran Narkoba
Salah seorang pengedar narkoba di Jakarta, sebut saja Marco (17), pemuda yang mengaku baru menjadi pengedar sekitar 4 bulan yang lalu ini menuturkan bahwa ia mendapatkan benda tersebut dari orang lain dan menjual nya kembali.
Ia juga membenarkan bahwa sebagian besar konsumen nya berasal dari kalangan remaja. “Ya, paling banyak anak-anak ABG, ada beberapa orang tua,” ucapnya saat kami temui dikawasan Mangga besar raya, Jakarta pusat.
Ketika ditanya mengenai sistem penjualan obat-obatan terlarang tersebut, ia juga menuturkan bahwa pada umumnya, para pelanggan tersebut tidak langsung datang menemuinya, namun mengutus orang untuk datang mengambil barang pesanan nya tersebut. “Nempel paling juga, naro dimana gitu. Ntar saya telpon dia, ngasih tau barang disini. Ntar dia ngambil,” sambungnya.
 “Sayurnya itu (ganja) per gram nya 1,5 juta, kalau obatnya itu (inex & shabu) cuman 250 ribu perbutir, kalau weekend yang laku obat. Kalau hari biasa sayur,” tuturnya saat menjelaskan patokan harga narkoba yang dijualnya.
Hukuman Bagi Pengedar
Adanya fakta bahwa sebanyak 15 ribu orang meninggal setiap tahun nya akibat narkoba, turut menjadikan narkoba sebagai salah satu penyebab kematian remaja terbesar di Indonesia. Untuk menangani hal ini, pemerintah terus berupaya secara maksimal dengan menetapkan rentetan hukuman bagi para bandar, kurir, maupun pengguna narkoba.
“Kurir itu alat penyalur kepada user (pengguna). Dia meracuni, jeratan hukumnya lebih besar dari pengguna. Di undang-undang ada tingkatannya, pengguna & bandar, ada kategorinya lagi. Tapi untuk mengelabui polisi, kurir narkoba ada yang dibawah umur, nenek-nenek juga ada,” ucap Rully Gumay, salah seorang polisi satsabara polres Kepulauan Seribu. Lebih lanjut Rully menjelaskan, seseorang dapat ditetapkan sebagai bandar (sebagai contoh dalam kasus shabu-shabu) apabila telah ditemukan lebih dari 1 gram shabu di tubuhnya, dalam hal ini seorang kurir pun akan dikategorikan sebagai bandar apabila tertangkap tangan oleh pihak berwajib. Namun apabila shabu yang ditemukan kurang dari 1 gram, maka orang tersebut di tetapkan sebagai pengguna dan dapat dilakukan pencegahan berupa rehabilitasi sebagai pemulihannya.
“Hukumannya tergantung class-nya. Hukuman paling berat itu ganja, karena termasuk dalam golongan psikotropika, kurang lebih lima belas tahun penjara. Narkotika minimal lima tahun. Bisa sampai dua puluh tahun, bahkan seumur hidup apabila ditemukan melakukan pelanggaran lebih dari satu kali,” lanjut Rully saat ditanya mengenai hukuman yang akan di dapatkan oleh para pengedar narkoba tersebut.
Namun di tahun 2016 ini, pemerintah rupanya telah berencana merevisi Peraturan Pemerintah (PP) nomor 99 tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Negara sehingga memungkinkan bagi para pengguna narkoba yang dipidana untuk dapat mendapat remisi dari pemerintah. Karena menurut informasi yang saya dapatkan dari laman kompas.com, sekitar 80 persen penghuni lapas merupakan napi kasus narkoba. Dari jumlah tersebut, hanya sekitar dua persen pengedar narkoba dan satu persen bandar narkoba.
Mendeteksi Pengguna
Sulitnya mengetahui ciri-ciri dari para pengguna narkoba kerap kali membuat keluarga bahkan para penegak hukum kewalahan untuk mendeteksi keberadaan mereka.
Dr. F. Budi Tjahjono, sebagai salah satu  dokter praktek umum di daerah Jakarta Pusat, dalam wawancara yang telah kami lakukan mengaku telah beberapa kali menangani pasien dengan kasus candu narkoba. Pasien-pasien tersebut datang saat telah mencapai tingkat sakau dan bemaksud untuk memperbaiki diri, yang biasanya di dampingi oleh pihak keluarga. “Otak kita itu punya pusat-pusat. Pusat berbicara, motorik, pengelihatan, pendengaran, kesedihan & kesenangan. Narkoba itu tidak baik karena dia merangsang pusat kesenangan secara belebihan,” jelas sang dokter.
Beliau juga menjelaskan bahwa sebelum mencapai tingkat sakau (sakit fisik akibat tidak mengkonsumsi narkoba dalam jangka waktu tertentu), ciri-ciri fisik dari para pengguna narkoba tersebut sangat kasat mata. Salah satu cara untuk mengetahui nya adalah dengan melakukan serangkaian tes urin ataupun tes darah. Dari hasil yang telah didapatkan itu lah dapat disimpulkan apakah seseorang tersebut positif/ negatif narkoba.
Dampak Buruk & Penyembuhan Narkoba
Selain dilarang dan dianggap tabu oleh agama serta pemerintahan, para pengguna narkoba juga kerap kali mendapat sanksi sosial berupa dikucilkan oleh masyarakat. Penggunaan narkoba juga sangat berpengaruh terhadap perekonomian keluarga & negara dalam rangka membiayai upaya penyembuhan berupa rehabilitasi sang pengguna narkoba.
Narkoba juga dapat menimbulkan dampak buruk bagi tubuh sang pengguna, diantara nya adalah denyut nadi meningkat, sesak nafas, halusinasi hingga menurun nya kemampuan berpikir dan bersosialisasi.
Lebih lanjut, Dr F. Budi Tjahjono menjelaskan bahwa para pengguna narkoba tersebut masih memiliki kesempatan untuk terbebas dari narkoba. Dengan beberapa syarat mutlak yaitu motivasi dari diri sang pengguna sendiri, lingkungan yang mendukung serta memperdalam agama agar dihindarkan dari pergaulan buruk sehingga tidak kembali terjerumus dalam narkoba.
Cara Mencegah Penyebaran Narkoba
Upaya pencegahan narkoba telah dilakukan oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari para pihak bewajib seperti kepolisian, BNN (Badan Narkotika Nasional), sekolah, hingga pada para pemuda-pemudi karang taruna dari setiap wilayah di Indonesia.
Salah satunya I Ketut Wasi, salah seorang ketua rukun warga (RW) wilayah Sawah Besar, mengatakan sebagai daerah yang dikenal memiliki banyak pecandu narkoba, beliau serta jajarannya telah menggunakan berbagai cara untuk melakukan pencegahan narkoba, khusus nya bagi para remaja daerah RW 08 binaannya. “Kami sudah sering melakukan penyuluhan narkoba, mengundang anak-anak karang taruna dan para bapak ibu, bekerja sama dengan kepolisian  untuk mengadakan seminar seputar narkoba. Spanduk juga sudah banyak dipasang disini,” ujarnya. Berbagai kegiatan mingguan untuk para pemuda-pemudi karang taruna juga disiapkan demi menghidari para generasi muda tersebut untuk terjerumus kedalam bahaya narkoba.

Berikut ini adalah pesan Rully Gumay, mewakili segenap jajaran kepolisian Indonesia menyampaikan pesan bagi para generasi muda penerus bangsa, “Narkoba itu bukanlah musuh polri, tapi musuh kita bersama. Karena terlihat sepele, namun dapat menghancurkan hidup kita. Narkoba itu hanyalah kesenangan sesaat,” Jauhi narkoba!

Senin, 28 November 2016

Mengoreksi Feature Teman


 Semangat Juang Pedagang Soto



Hari ini di siang hari yang terik, terlihat seorang wanita berkerudung dengan warna yang senada, biasa teman-temannya memanggil nya Marui  yang sedang menjajakan dagangannya di kantin kampus kita tercinta, dengan hati yang ramah dan sederhana membuat Marui disenangi oleh teman-teman yang teman-teman satu profesi dengannya maupun pelanggan yang sering membeli dagangannya.
Pada awalnya Marui adalah seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurusi anak –anaknya yang masih sangat kecil, namun tepatnya pada tahun 2001 musibah terjadi menimpa Marui, rumah yang biasa dia tinggali dengan keluarganya  dilahap habis oleh si jago merah, tidak ada barang yang tersisa, semua hancur dan rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Akibat dari musibah yang dialaminya, Marui beserta keluarganya mengungsi di rumah orang tuanya yang di Bogor.
Seputuh tahun sudah berlalu , tetapi ingatan masa lalu masih membekas di keluarga Marui, membuat mereka menjadi waspada terhadap keadaan sekitarnya. Marui sempat mengalami  trauma akibat kejadian masa lalu itu.
Namun berselang beberapa tahun, cobaan dating menghampiri Marui. Sang suami tercinta pergi untuk selama-lamanya dan takkan pernah kembali. Marui dengan sabar dan iklas menerima suami tercinta yang sudah melewatu masa-masa sulit bersama.
Tetapi walaupun cobaan dan rintangan yang terus mendatanginya, Marui tidak pernah patah semangat.  Walaupun keadaan ekonomi  keluarganya yang sangat berkecukupan, Marui tetap berusaha untuk memenuhi kebutuhannya dan kedua buah hatinya yang harus ia jaga dan dibesarkan dengan baik.


Pada kesempatan kali ini saya diberi tugas untuk mencoba mengoreksi hasil karya salah seorang teman saya yang berupa sebuah feature profil. Pada dasarnya memang tak ada gading yang tak retak, semua orang pasti pernah melakukan kesalahan, termasuk saya yang belum sempurna dalam mengoreksi feature berikut.
Sebelumnya sebagai pengantar saya akan sedikit menjabarkan mengenai pengertian dari feature profil, Sesuai namanya, feature profile  merupakan tulisan yang menceritakan  profil tentang seorang yang menarik. Biasanya tentang mereka yang sukses atau memiliki pengalaman hidup yang pantas menjadi suri tauladan atau bisa membangkitkan inspirasi dan atau empati bagi banyak orang.  
Tokoh yang dipilih tidak harus orang terkenal (name makes news), tapi bisa saja orang di sekitar kita, yang pengalaman hidupnya pantas diceritakan kepada khalayak.
Feature profile harus mampu menggambarkan secara utuh  tentang subjek yang diprofilkan, termasuk mengungkapkan secara  pas karakter sang tokoh.  Profil harus menceritakan ciri fisik yang menonjol (tapi jangan membuat dia malu atau terhina), usia,  suku, agama, jumlah keluarga, status dalam keluarga, pendidikan, serta keahlian sang tokoh. Juga harus menjelaskan karakter spesifik, pandangan hidup, serta hal-hal prinsip yang disukai dan tidak disukainya. Paling penting  harus menceritakan tentang pengalaman hidup, suka duka yang pernah dialami, dan  bagaimana dia mengatasi hambatan dan menyikapi kesuksesan. (source : http://arje.weblog.esaunggul.ac.id/menulis-feature-profil/ )
Namun kali ini saya tidak akan berpanjang lebar mengenai isi dari feature profile tersebut, saya akan lebih condong untuk mengoreksi dari segi penulisan dan kata-katanya. Berikut adalah beberapa hasil koreksian yang telah saya temukan :
·         Pada paragraf pertama, banyak nya penggunaan tanda koma (,) membuat kalimat terkesan sangat panjang dan pengulangan kata ‘teman-teman’ yang berulang membuat kalimat menjadi tidak efektif.
·         Pada kalimat terakhir di paragraf kedua, penggunaan kata ‘yang’ yang terletak sebelum kata ‘di Bogor’ dirasa kurang tepat. Mungkin kalimat tersebut akan lebih baik jika diubah menjadi :
-          Akibat dari musibah yang dialaminya, Marui beserta keluarganya mengungsi di rumah orang tuanya yang berada di Bogor. Atau,
-          Akibat dari musibah yang dialaminya, Marui beserta keluarganya mengungsi di rumah orang tuanya di Bogor.
·         Pada paragraf ketiga, kata ‘sepuluh’ mengalami sedikit kesalahan pengetikan menjadi ‘seputuh’, dan juga penggunaan kata ‘masa lalu’ dirasa boros karena adanya beberapa kali pengulangan pada kata tersebut. Berikut adalah penulisan yang saya rekomendasikan :
Seputuh (sepuluh) tahun sudah berlalu , tetapi (namun) ingatan masa lalu (tersebut) masih membekas di keluarga Marui, membuat mereka menjadi waspada terhadap keadaan sekitarnya. (Akibat kejadian tersebut) Marui sempat mengalami  trauma akibat kejadian masa lalu itu.
·         Dalam paragraf keempat, terdapat sedikit kesalahan pengetikan dalam kata datang (menjadi dating) dan kata melewati menjadi (melewatu). Serta kalimat ‘Walaupun keadaan ekonomi  keluarganya yang sangat berkecukupan’ menimbulkan kebingungan oleh pembaca karena ibu Marui yang hidup berkecukupan namun berjualan soto. Setelah saya mengkonfirmasi hal tersebut pada Rachel, ia berkata bahwa sebenarnya dahulu suami ibu tersebut adalah seorang manajer perusahaan sebelum ia meninggal. Sehingga saya mengambil kesimpulan bahwa ada fakta yang dihilangkan dalam feature tersebut.
Secara keseluruhan, tulisan Rachel yang saya kutip dari blog http://rachelveronika.blogspot.co.id/?view=classi tersebut sudah cukup baik. Hanya terdapat sedikit ambiguitas kata dan kesalahan dalam penulisan menurut EYD.

Senin, 21 November 2016

Advertorial Corporate

Keseruan Siswa-Siswi Sekolah Dasar dalam Memperingati Hari Pohon Nasional

Jakarta, 22 November 2016 – Sehubungan dengan diperingatinya hari pohon nasional, Joyko sebagai salah satu perusahaan alat tulis terbesar di Indonesia, pada senin (21/11) lalu mengadakan serangkaian acara menarik bagi para siswa-siswi di 200 sekolah dasar yang tersebar di 10 kota di Indonesia.
Acara tersebut berisikan kampanye reboisasi di sekitar lingkungan sekolah dan penyuluhan untuk menghemat kertas bagi para siswa-siswi Sekolah Dasar sebagai bentuk pencegahan global warming yang mulai melanda dunia.  Masing-masing siswa-siswi tersebut juga diberikan tiga buah bibit pohon untuk ditanam di sekitar lingkungan rumah mereka. Bibit pohon tersebut merupakan bibit pohon buah yang diharapkan selain bermanfaat sebagai penyejuk lingkungan, juga dapat menghasilkan buah-buahan yang sehat untuk dikonsumsi oleh para peserta kelak.
Joyko juga mengadakan lomba-lomba keluarga yang turut mengundang para orangtua dari siswa-siswi Sekolah Dasar tersebut. Antusiasme yang tinggi ditunjukkan para perserta lomba, terlihat dari banyak nya jumlah keluarga yang mendaftar menjadi peserta lomba. Lomba yang diadakan untuk memperingati hari pohon tersebut diantaranya adalah lomba mewarnai pemandangan oleh ibu dan anak, lomba menghias pot bunga, dan lomba menyusun puzzle bergambar pohon.
Juara I dari pemenang masing-masing lomba tersebut berhak mendapatkan uang tunai sebesar Rp. 300.000, Juara II mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp.200.000 ,sementara juara ke III mendapatkan uang tunai senilai Rp.100.000 . Masing-masing pemenang juga mendapatkan satu paket alat tulis Joyko berisi pensil, buku serta penghapus yang diperuntukan untuk sang anak.
Acara ini merupakan acara tahunan yang di selenggarakan oleh Joyko sebagai upaya pelestarian lingkungan serta pencegahan kenaikan suhu bumi atau yang sering di sebut sebagai global warming yang terus meningkat dari tahun ketahun. (adv)

Senin, 14 November 2016

Pengertian, Jenis, & Contoh Advertorial

Pernahkah anda membaca sebuah iklan yang disajikan dalam bentuk berita? Saat pertama kali membaca pasti kita akan mengira itu adalah sebuah berita. Iklan yang disisipkan dalam bentuk berita tersebut dalam bahasa jurnalistik, lazim disebut sebagai ‘Advertorial’. Lantas apakah perbedaan antara advertorial & advertising?

Advertorial adalah bentuk periklanan yang disajikan dengan gaya bahasa jurnalistik. Advertorial berasal dari dua kata dalam bahasa Inggris Advertising dan Editorial. Periklanan (advertising) adalah penyajian materi secara persuasif kepada publik melalui media massa dengan tujuan untuk mempromosikan barang atau jasa. Editorial adalah pernyataan tentang opini yang merupakan sikap resmi dari redaksi
Jenis advertorial dibedakan berdasarkan materi pesan yang disampaikan dalam penulisannya. Berikut adalah beberapa jenis advertorial:
  1. Advertorial produk. Dalam penulisannya, membahas mengenai produk-produk apa saja yang ingin disajikan ke masyarakat
  2. Advertorial jasa. Dalam penulisannya, menyajikan jasa yang ditawarkan pada khalayak.
  3. Advertorial korporat (perusahaan). Dalam penulisannya, membahas mengenai keberadaan dan kegiatan suatu perusahaan atau instansi yang bersangkutan.
  4. Advertorial pemerintahan. Dalam penulisannya, membahas mengenai kegiatan di bidang pemerintahan atau potensi suatu daerah
Sumber : Wikipedia

Berikut masing-masing contoh dari Advertorial yang elah saya rangkum dari sumber portal berita Kompas.com :

·        => Advertorial Produk
Melanjutkan sukses 5 tower sebelumnya yang telah sold out, Orange County kembali meluncurkan tower terbaru ke-6, Newport Park. Berlokasi di Orange County yang sangat strategis sebagai Hub dari Koridor Timur, yaitu di antara Jakarta dengan Bandung, serta menghubungkan tujuh kawasan industri di sekelilingnya.
Koridor Timur saat ini menjadi area yang paling banyak menghadirkan perkembangan infrastruktur. Kereta cepat Jakarta-Bandung yang waktu tempuhnya hanya 30 menit, pembangunan LRT Cawang-Bekasi Timur yang juga telah berjalan. Rencananya, di tahap selanjutnya koridor akan berlanjut hingga Karawang.
Kehadiran International Airport Kertajati dan Deep Seaport Patimban yang beberapa saat lagi selesai juga akan mendongkrak pertumbuhan industri di area timur. Selain itu, juga dalam perencanaan feasibility study, adalah Automated People Mover, Monorail yang akan menghubungkan tujuh kawasan industri di area timur, termasuk Orange County dan Lippo Cikarang.
Potensi kawasan industri di sekeliling Orange County Lippo Cikarang sangat besar. Dikelilingi 2.500 perusahaan multinasional sehingga memiliki potensi sewa yang menjanjikan untuk ribuan ekspatriat Jepang, Korea, Taiwan, China.
Saat ini return sewa di Lippo Cikarang bisa dibilang sangat bagus, dengan ROI dari harga pasar sewa yang mencapai 16-20 persen. Contoh nyata bisa dilihat pada apartemen Trivium di Lippo Cikarang, tipe 1 Bedroom dengan luas 37 meter persegi saat itu dijual kisaran Rp 400 jutaan, harga sewanya saat ini di kisaran 80 juta hingga 125 juta. 17-20 persen dari harga beli.
Contoh lain adalah apartemen Axia South di Lippo Cikarang yang dikembangkan oleh Toyota Tsusho dengan harga sewa 2.500 dollar Amerika Serikat per bulannya. Apartemen ini selalu penuh oleh ekspatriat Jepang sampai dioperasionalkan tower kedua.
Tower Newport dikembangkan bersama oleh Lippo Group dan Mitsubishi Corporation. Kolaborasi ini tidak hanya dalam penanaman modal bersama, namun juga dalam seluruh proses pengerjaan. Dari konsep awal hingga akhir pembangunan dilakukan transfer pengalaman yang telah dimiliki Mitsubishi dalam pengembangan real estate di Jepang, Amerika, China dan ASEAN.
PT Kajima Indonesia juga telah ditunjuk untuk menggarap pilling structure Newport Park. Pengerjaan fondasi pilling structure untuk tower Newport sudah dimulai saat ini. Fitur Smart Apartment juga disematkan di tower Newport, dengan retina scan access system, smart doorlock, serta smart sensor lighting akan melengkapi keamanan dan kenyamanan maksimal bagi penghuni.
Newport Park ditawarkan dengan tiga tipe unit yaitu 1 Bedroom, 2 Bedroom, dan 3 Bedroom. Berikut rinciannya:
1. Tipe 1 Bedroom dengan luas mulai dari 26 hingga 41 meter persegi, dengan harga mulai dari Rp 450 jutaan.
2. Tipe 2 Bedroom dengan luas mulai dari 48 hingga 66 meter persegi, dengan harga mulai Rp 840 jutaan.
3. Tipe 3 Bedroom dengan luas mulai dari 87 hingga 96 meter persegi, dengan cicilan mulai dari Rp 20 jutan per bulan.
Dapatkan Priority Passsenilai Rp 10 juta, untuk mendapat nomor urut pemilihan unit pada saat launching. Priority Pass ini fully refundable.
Kunjungi Investor Day pada hari Minggu, 13 November 2016, di Swiss-Bell hotel Pondok Indah, pukul 10.00-18.00. Dapatkan presentasi lengkap serta promo Double dan Triple Priority Pass Reward hanya berlaku satu hari saat acara.
Info hubungi 021-2961 7777 / 0812 9112 2209 serta www.orangecounty.co.id. (Adv)

·         =>Advertorial Jasa
YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Hotel Santika Premiere Jogja berdiri megah di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 19, Kota Yogyakarta. Hotel ini menjadi salah satu favorit wisatawan karena letaknya persis di tengah kota. Hanya lima menit jalan kaki ke Tugu Jogja dan 10 menit jalan kaki ke Malioboro.
Namun, ada alasan lain mengapa Hotel Santika Premiere Jogja selalu disukai wisatawan. Beroperasi sejak 25 tahun lalu, Hotel Santika Premiere Jogja adalah salah satu pelopor green hotel alias hotel ramah lingkungan di Yogyakarta.
Beberapa penghargaan pun disandang, antara lain Certificate of Excellence 2013 dari TripAdvisor dan peringkat 3 dalam Gebyar Green Hotel Award 2015 besutan Kementerian Pariwisata.
"Banyak hal yang dinilai agar sebuah hotel bisa masuk kriteria green hotel. Di Santika, salah satu yang menjadi nilai terbesar adalah sistem pembuangan panas dari pendingin udara," tutur Chief Engineer Hotel Santika Premiere Jogja, Setiana kepada KompasTravel, Selasa (1/10/2016).
Hotel ini memiliki 148 kamar yang terdiri dari Deluxe Room, Executive Room, dan Premiere Room.
Pendingin udara di Hotel Santika Premiere Jogja, lanjut Setiana, awalnya menggunakan AC central. Namun sejak beberapa tahun belakangan, pihak hotel memanfaatkan teknologi Plate Heat Exchanger (PHE) untuk memanfaatkan pembuangan panasnya.
"Sekitar tujuh tahun belakangan menggunakan PHE. Jadi pembuangan panas dari AC central dialihkan untuk air panas yang digunakan di tiap kamar," jelas Setiana.
Ini berarti, pihak hotel tidak perlu menggunakan boiler serta membeli solar dan listrik untuk memanaskan air.
"Pada awalnya memang usahanya cukup besar, membuat instalasi dan motor sirkulasi. Namun dampak penghematan energinya terasa sampai sekarang," tambah Setiana.
Aspek lain yang menjadikan Hotel Santika Premiere Jogja ramah lingkungan adalah pemanfaatan air kolam renang.
"Air kolam renang kan rutin dibersihkan dan dibuang. Nah, kami gunakan bak penampungan untuk menyiram tanaman, dan lain-lain," paparnya. 
Hotel Santika Premiere Jogja juga aktif melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk warga sekitar. Antara lain, penanaman 700 pohon di Desa Kerug Munggang, Magelang dan sumbangan air bersih ke desa-desa di Dlingo dan Kabupaten Gunungkidul.
Hotel ini memiliki 148 kamar yang terdiri dari Deluxe Room, Executive Room, dan Premiere Room. Hotel Santika Premiere Jogja juga memiliki 8 meeting rooms, kolam renang, fitness center, ballroom, business center, serta spa dan restoran. WiFi gratis juga tersedia di tiap kamar.
Hotel Santika Premiere Jogja adalah hotel ke-5 dari Santika Indonesia Hotels and Resorts. Ini juga merupakan hotel ketiga dari Santika Premiere yang berbintang 4.

·         =>Advertorial Korporat
Kerja Sama Baidu dan Zalora Hadirkan Diskon Bagi Pengguna Baidu Browser di Indonesia
advertorial - Kompas Tekno
Jumat, 14 November 2014 | 09:32 WIB

Selain mendukung pertumbuhan industri e-commerce di Indonesia, kerja sama ini juga bertujuan memberikan nilai tambah berupa diskon serta pengalaman belanja yang menarik melalui ponsel Android, kepada para pengguna Baidu Browser dan pelanggan Zalora di Indonesia
Jakarta, 12 November 2014 – Baidu Indonesia menegaskan komitmennya untuk memajukan industri e-commerce di Indonesia dengan menjalin kerja sama dengan Zalora Indonesia. Melalui kerja sama ini, Baidu dan Zalora memberikan diskon sebesar 15% serta pengalaman baru berbelanja online di situs Zalora kepada para pengguna Baidu Browser di Indonesia.
Baidu Browser merupakan peramban khusus perangkat Android yang dikembangkan oleh Baidu dan telah diluncurkan di Indonesia pada Desember 2013. Hingga kini, Baidu Browser telah digunakan oleh lebih dari 4,5 juta pengguna di Indonesia.
Dalam kerja sama ini, Baidu menampilkan ikon Zalora di halaman muka Baidu Browser. Dengan mengklik ikon tersebut, para pengguna Baidu Browser dapat mengakses dan berbelanja online di Zalora dengan lebih mudah melalui ponsel mereka.
Para pembeli yang mengakses Zalora melalui Baidu Browser akan mendapatkan voucher belanja dengan kode khusus. Dengan memasukkan kode voucher tersebut pada saat melakukan pembayaran, mereka akan mendapatkan diskon sebesar 15%. Promo ini berlaku untuk semua produk fashion, kecuali produk kecantikan dan produk Marketplace di Zalora. Program ini akan berlangsung hingga 31 Januari 2015.
“Zalora sebagai salah satu penyedia layanan e-commerce terbesar di Indonesia merupakan partner potensial kami. Melalui kerja sama ini, Baidu ingin memberikan nilai tambah kepada para pengguna Baidu Browser di Indonesia berupa diskon belanja serta pengalaman berbelanja yang lebih menarik melalui ponsel Android mereka,” ujar Bao Jianlei, Managing Director Baidu Indonesia.
“Komitmen kami sebagai fashion online destination nomor satu, adalah untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh konsumen di Indonesia. Salah satu kunci pelayanan ini adalah memberikan kemudahan akses bagi para urban shopper. Melalui partnership bersama Baidu, urban shopper dapat dengan mudah mengakses www.zalora.co.id di ponsel Android mereka sekaligus mendapatkan promo menarik untuk sederetan koleksi berkualitas dari Zalora Indonesia,” ujar Fredrik Thomassen, Managing Director ZALORA Indonesia.
Sebelum bekerja sama dengan Zalora Indonesia, Baidu juga telah menjalin kerja sama di bidang pemasaran dengan perusahaan e-commerce lainnya, yaitu Lazada Indonesia dan Tiket.com. Selain itu, Baidu juga menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan lokal, seperti Smartfren, MiTo, Himax, dan Evercoss. Melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut, Baidu berharap dapat memberikan kontribusi terhadap perkembangan ekosistem mobile internet di Indonesia. (adv)


·        => Advertorial Pemerintahan
Rasionalisasi Anggaran, Pemprov Kaltara Harap Kinerja PNS Tidak Kendur
Jumat, 9 September 2016 | 16:50 WIB
Pemerintah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar rapat rasionalisasi anggaran di gedung serba guna setprov Kaltara, Rabu (7/9/2016). Rapat tersebut dilaksanakan untuk mencari solusi kebijakan pemerintah pusat mengenai pengurangan dana alokasi umum (DAU) untuk pemerintah daerah.
Rasionalisasi anggaran tersebut diharapkan tidak menurunkan semangat kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemprov Kaltara. Rapat yang digagas oleh Biro Ekonomi dan Pembangunan tersebut ditujukan untuk mendapat laporan terkini mengenai serapan anggaran masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) .
Dengan begitu, pemerintah dapat meninjau lebih jauh mengenai program ataupun kegiatan lainnya yang menjadi prioritas SKPD. Tujuannya, agar terlihat berapa banyak persentase rasionalisasi yang dapat dilakukan oleh SKPD.
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara H Syaiful Herman mengimbau agar SKPD lebih bijak memilih kegiatan. Artinya, SKPD harus bisa menententukan program mana yang menjadi prioritasnya.
“Utamakan kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, untuk yang masih bisa untuk tidak dilakukan ya rasionalisasikan, jangan memaksakan untuk menuntaskan seluruh kegiatan hanya untuk menghabiskan anggaran,bijaklah menetapkan skala proritas,” tutur Syaiful.
Syaiful menuturkan pihaknya masih memberi kesempatan bagi para SKPD untuk dapat menimbang dan mengklarifikasi kebutuhan di masing-masing satuan kerja. Jadwalnya, Kamis ini (8/9/2016) laporan mengenai jumlah rasionalisasi harus sudah diinformasikan kepada pihak Biro Ekonomi dan Pembangunan sehingga dapat dilaporkan kepada Gubernur Kaltara.
Syaiful juga menegaskan akan memberlakukan sistem punishment bagi SKPD yang serapan anggarannya paling rendah. Dengan metode pemberian ‘bendera’ diharapkan dapat menggenjot kinerja SKPD dalam realisasi anggaran.
“Sehingga tidak lagi ada SKPD yang hanya dapat menganggarkan namun kualitas kerjanya minim yang memberi dampak pada program yang tidak terealisasi,” kata ia.
Sementara Asisten Bidang Administrasi Umum H Suriansyah berharap agar SKPD yang realisasi anggarannya masih di bawah 70 persen untuk segera mengklarifikasi kegiatan dan anggaran sehingga nominal rasionalisasi SKPD dapat dirancang.
“Kita mengantisipasi agar rasionalisasi tidak merujuk pada belanja pegawai, sebisa mungkin gaji dan insentif pegawai tidak terkena dampak rasionalisasi, karenanya kita gunakan alternatif untuk melakukan rasionalisasi pada belanja kegiatan, belanja barang dan jasa, dan belanja modal. Namun jika dana rasionalisasi masih belum cukup, dan anggaran belanja pegawai yang terdapat di dalamnya gaji dan insentif harus dirasionalisasikan, maka kita takkan ada pilihan lain,” tutur Suriansyah.