Pasar Apung yang Menawan
Hijaunya pohon pinus dan cemara yang rindang di sepanjang sisi
jalanan menemani keindahan puluhan pasang kaki yang berjalan menapaki nya. Semilir
angin sejuk terus menghantarkan langkah kaki saya melewati berbagai taman serta
danau yang indah yang akhirnya terhenti di depan sebuah pemandangan menakjubkan
di depan mata saya, pasar apung.
Floating Market Lembang, di sinilah saya berada. Tempat
wisata yang terkenal sebagai satu-satunya pasar apung di Bandung ini menyuguhkan
kesejukan udara lembang yang dikolaborasikan dengan berbagai taman, danau, kebun
hingga wisata kuliner unik diatas kapal-kapal apungnya.
Saat baru menapaki kaki di wilayah floating market ini, mata
saya menangkap keunikan dari pola bangunan nya, sebuah rumah klasik menyerupai
rumah joglo. Cukup unik jika menimbang lokasinya yang berada di Bandung.
Berjalan masuk kedalamnya, saya kemudian membeli tiket yang pada saat itu
harganya Rp. 15.000,- per orang. Tiket masuk itu juga dapat ditukarkan dengan
segelas kopi hangat yang terletak di samping loket pembelian tiket.
Sebelum menjelajahi tempat unik ini, saya juga ditawarkan untuk
membeli kepingan koin berwarna kuning dan biru yang belambangkan perahu
ditengahnya yang masing-masing nya memiliki nominal 5000 dan 10.000 rupiah. Kepingan uang
tersebut lah yang akan digunakan untuk menjadi alat tukar selama berbelanja di
lokasi tersebut.
Berbagai fasilitas seperti toilet, mushola dan restoran juga
tersedia di dalam Floating Market ini. Keseluruhan dari tempat tersebut di
desain unik dengan dinding-dinding kayu yang di cat kecoklatan sehingga
menambah nuansa alami dari tempat ini.
Setelah puas menelurusi jalan setapak nya, tibalah saya di
pasar apung nya yang terkenal. Berbagai macam kuliner di jajakan di atas
kapal-kapal terapung oleh para pedagangnya. Mulai dari kerak telor, sate, soto,
hingga berbagai kue-kue unik untuk para buah hati pelanggannya. Untuk dapat
membeli berbagai hidangan tersebut, saya harus menggunakan koin-koin yang telah
saya tukarkan sebelumnya.
Di akhir perjalanan, setelah melewati pasar apung. Saya
menemui berbagai taman menarik, seperti taman kelinci dan taman-taman hijau
lainnya yang digunakan oleh para wisatawan sebagai area berfoto bersama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar